Pengabdi Setan: Film Terbaik Overlook Film Festival AS

28 May

Kabar baik bagi insan perfilman Indonesia. Pengabdi Setan, film horor remake dari judul yang sama di tahun 80an, mendapatkan prestasi lagi. Sinema sera mini berhasil memenangkan penghargaan tertinggi festival film horor internasional yakni Overlook Film Festival yang digelar di Amerika Serikat.

Berhasil Kalahkan Film Horor Internasional Lainnya

Kabar yang menggembirakan itu disampaikan oleh sutradaranya langsung sekaligus penulis scenario Pengabdi Setan (2017), Joko Anwar lewat sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya pada hari Kamis (26/4) minggu lalu. “Pengabdi Setan menang Film Terbaik di Overlook Film Festival, festival film horor yang ada di tahun kedua sudah menjadi salah satu festival film yang paling bergengsi di Amerika Serikat, mengalahkan film-film horor keren lainnya seperti Heredity, Don’t Leave Home, dan Upgrade,” tulis Joko Anwar di keterangan dalam unggahannya.

Berdasarkan laporan yang dilansir dari CNN Indonesia, Pengabdi Setan sendiri disebut-sebut menyabet penghargaan Film Unggulan Juri (Feature Film Jury Prize).

Sementara itu, film horor lainnya yang bersaing untuk penghargaan tersebut termasuk juga Heredity yang digarap oleh Ari Aster, Ghost Stories yang digarap oleh Jeremy Dyson dan juga Andy Nyman, The Rangers yang dibesut oleh Jenn Wexler, Good Manners yang digarap Juliana Rojas dan Marco Dutra, serta Revenge milik Coralie Fargeat.

Kursi juri-juri di dalam festival tersebut diisi oleh Jen Yamato yang berasal dari Los Angeles Times, Peter Kuplowsky yang notabene pemogram Midnight Madness di Toronto International Film Festival dan juga Toby Halbrooks yang merupakan seorang produser togel online termasuk untuk film Pete’s Dragon dan A Ghost Story.

Overlook Film Festival

Overlook Film Festival sendiri menggelar ajang penghargaannya di tahun kedua dengan jumlah total 41 buah film horor yang terdiri dari 23 film panjang dan juga 18 buah film pendek dari total 12 negara. Acara ini sendiri ditutup dengan pemutaran salah satu film horor yang sudah banyak dinantikan di tahun ini, Hereditary.

Selain Pengabdi Setan, juri pun memberikan penghargaan Film Terseram pada film horor asal Perancis yang digarap oleh Verena Paravel dan juga Lucien Castaing –Taylor yang berjudul Caniba.

Prestasi Pengabdi Setan

di Indonesia, selama Pengabdi Setan tayang selama kurang lebih 2 bulan lamanya, film ini berhasil menarik perhatian insane perfilman dan pecinta film horor Indonesia. tidak tanggung-tanggung, film ini berhasil mengumpulkan sebanyak 4,2 juta penonton. Dan sejauh ini, Pengabdi Setan yang mana merupakan produksi gabungan antara CJ Entertainment (dari Korea Selatan) dan Rapi Film ini menjadi film terlaris sepanjang tahun 2017.

Film horor remake ini juga dipastikan tayang di 42 negara lainnya di seluruh dunia dengan penjualan dan distribusinya dipegang oleh pihak CJ Entertainment. “CJ udah ke Jepang, Amerika Latin, Thailand, Malaysia, Amerika Serikat, Singapura, dan Taiwan. Sementara untuk Eropa, kami mencoba ke Jerman dan Perancis,” ungkap produser Pengabdi Setan yakni Sunil Samtani dikutip dari CNN Indonesia akhir bulan Maret yang lalu.

“Namun secara nama, kami bahagia sekali Pengabdi Setan yang dinamakan menjadi Satan’s Slave itu jadi sangat dikenal di luar negeri. Nanti mau main di New York, di IFC Centre, akhir April. Ini adalah kebanggan untuk kami, tak pernah terpikirkan bagi kami bisa sampai situ. Lalu masuk 10 besar tertinggi di Box Office Meksiko juga di Malaysia ini top movie,” imbuhnya.

Tinggalkan Arsenal Tanpa Trofi, Arsene Wenger Telan Pil Pahit

17 May

Setiap manajer sepakbola di dunia ini tentu ingin meninggalkan klub yang sudah dilatih selama bertahun-tahun dengan indah. Pun demikian ingin dirasakan Arsene Wenger. Pria asal Prancis berusia 68 tahun itu sudah menghabiskan 22 tahun hidupnya bersama Arsenal. Namun karier kepelatihan Wenger sudah dipastikan akan usai bersama Arsenal di akhir musim 2018 ini.

 

Tanpa kado perpisahan yang manis, Arsenal dipastikan menuju musim terburuknya di 2017/2018 ini. Yang terakhir mereka menelan kekalahan 0-1 dari Atletico Madrid di Wanda Metropolitano hari Jumat (4/5) dini hari WIB dalam lanjutan leg kedua semifinal Liga Eropa 2018. Hal ini membuat Arsenal tersingkir karena kalah agregat 1-2. Cukup menyedihkan sebab Liga Eropa adalah satu-satunya kompetisi tersisa di mana mereka masih punya kesempatan memboyong trofi.

 

Sebelumnya di kompetisi piala domestik, Arsenal bahkan kandas di laga pertama Piala FA kala meladeni tim Championship, Nottingham Forest dengan skor 2-4. Lalu di Piala Liga mereka kalah di babak final oleh Manchester City. Seolah kurang muram, Arsenal bahkan terhempas dari kompetisi Liga Champions musim 2019 mendatang karena tampaknya tim London Utara ini cuma bisa berakhir di posisi keenam Premier League. Catatan terburuk di era Wenger selama dua dekade.

 

“Saya sangat sedih malam ini. Kadang kala sepakbola togel online terpercaya memang sangat kejam. Ini menjadi malam yang penuh penderitaan. Memang menyedihkan, tapi semua kisah cinta ada akhirnya. Mereka juga tak selalu berakhir manis. Kebanyakan malah tidak berakhir baik. Saya mencintai klub ini dan untuk pergi itu tidak mudah,” papar Wenger panjang lebar seperti dilansir Sky Sports.

 

Asisten Manajer Liverpool Atau MU Gantikan Wenger?

 

Kini setelah Wenger memastikan akan meninggalkan Arsenal, Sir Chips Keswick tentu harus memutar otak mencari penggantinya. Banyak nama yang muncul ke permukaan dengan dua di antaranya adalah asisten pelatih Manchester United dan Liverpool. Bahkan Jose Mourinho selaku manager MU yakin jika Rui Faria yang adalah asistennya akan cocok bergabung ke Arsenal. Menjalin hubungan profesional, Mourinho bahkan mendukung apapun keputusan pria yang 18 tahun jadi asistennya itu dan siap membantu Faria berkemas jika memang benar-benar merapat ke Emirates.

 

Nama kedua yang muncul sebagai calon manajer Arsenal adalah Zeljko Buvac yang tercatat sudah 17 tahun sebagai tangan kanan Juergen Klopp. Bahkan Buvac membuat keputusan mengejutkan yakni meninggalkan Klopp di akhir April kemarin dengan alasan personal.

 

Wenger Hengkang Pengaruhi Kontrak Jack Wilshere

 

Lepas dari keputusan hengkang Wenger, salah satu punggawa Arsenal yang kini sedang bingung adalah Jack Wilshere. Pemain berusia 26 tahun yang statusnya kini dipinjamkan ke Bournemouth itu berharap bisa segera meneken kontrak baru di Arsenal. Kontrak Wilshere memang akan habis di akhir musim 2018 dan sudah ada pembicaraan untuk perpanjang meskipun belum sepakat. Kabarnya gaji Wilshere akan lebih rendah karena dirinya kerap kali dilanda cedera.

 

Dalam wawancaranya dengan ESPN, Wilshere menilai kalau kepergian Wenger berpengaruh pada kontraknya. “Kami masih di posisi yang sama, tidak banyak yang berubah. Kami masih bicara. Jelas kepergian bos sudah sedikit mengubah situasinya karena saya tidak tahu siapa yang akan jadi manajer musim depan dan itu bisa mengubah beberapa hal. Tapi kami masih bicara dan saya serta klub berharap bisa menyelesaikannya. Sejujurnya saya belum benar-benar berpikir soal hengkang.”