Tinggalkan Arsenal Tanpa Trofi, Arsene Wenger Telan Pil Pahit

17 May

Setiap manajer sepakbola di dunia ini tentu ingin meninggalkan klub yang sudah dilatih selama bertahun-tahun dengan indah. Pun demikian ingin dirasakan Arsene Wenger. Pria asal Prancis berusia 68 tahun itu sudah menghabiskan 22 tahun hidupnya bersama Arsenal. Namun karier kepelatihan Wenger sudah dipastikan akan usai bersama Arsenal di akhir musim 2018 ini.

 

Tanpa kado perpisahan yang manis, Arsenal dipastikan menuju musim terburuknya di 2017/2018 ini. Yang terakhir mereka menelan kekalahan 0-1 dari Atletico Madrid di Wanda Metropolitano hari Jumat (4/5) dini hari WIB dalam lanjutan leg kedua semifinal Liga Eropa 2018. Hal ini membuat Arsenal tersingkir karena kalah agregat 1-2. Cukup menyedihkan sebab Liga Eropa adalah satu-satunya kompetisi tersisa di mana mereka masih punya kesempatan memboyong trofi.

 

Sebelumnya di kompetisi piala domestik, Arsenal bahkan kandas di laga pertama Piala FA kala meladeni tim Championship, Nottingham Forest dengan skor 2-4. Lalu di Piala Liga mereka kalah di babak final oleh Manchester City. Seolah kurang muram, Arsenal bahkan terhempas dari kompetisi Liga Champions musim 2019 mendatang karena tampaknya tim London Utara ini cuma bisa berakhir di posisi keenam Premier League. Catatan terburuk di era Wenger selama dua dekade.

 

“Saya sangat sedih malam ini. Kadang kala sepakbola togel online terpercaya memang sangat kejam. Ini menjadi malam yang penuh penderitaan. Memang menyedihkan, tapi semua kisah cinta ada akhirnya. Mereka juga tak selalu berakhir manis. Kebanyakan malah tidak berakhir baik. Saya mencintai klub ini dan untuk pergi itu tidak mudah,” papar Wenger panjang lebar seperti dilansir Sky Sports.

 

Asisten Manajer Liverpool Atau MU Gantikan Wenger?

 

Kini setelah Wenger memastikan akan meninggalkan Arsenal, Sir Chips Keswick tentu harus memutar otak mencari penggantinya. Banyak nama yang muncul ke permukaan dengan dua di antaranya adalah asisten pelatih Manchester United dan Liverpool. Bahkan Jose Mourinho selaku manager MU yakin jika Rui Faria yang adalah asistennya akan cocok bergabung ke Arsenal. Menjalin hubungan profesional, Mourinho bahkan mendukung apapun keputusan pria yang 18 tahun jadi asistennya itu dan siap membantu Faria berkemas jika memang benar-benar merapat ke Emirates.

 

Nama kedua yang muncul sebagai calon manajer Arsenal adalah Zeljko Buvac yang tercatat sudah 17 tahun sebagai tangan kanan Juergen Klopp. Bahkan Buvac membuat keputusan mengejutkan yakni meninggalkan Klopp di akhir April kemarin dengan alasan personal.

 

Wenger Hengkang Pengaruhi Kontrak Jack Wilshere

 

Lepas dari keputusan hengkang Wenger, salah satu punggawa Arsenal yang kini sedang bingung adalah Jack Wilshere. Pemain berusia 26 tahun yang statusnya kini dipinjamkan ke Bournemouth itu berharap bisa segera meneken kontrak baru di Arsenal. Kontrak Wilshere memang akan habis di akhir musim 2018 dan sudah ada pembicaraan untuk perpanjang meskipun belum sepakat. Kabarnya gaji Wilshere akan lebih rendah karena dirinya kerap kali dilanda cedera.

 

Dalam wawancaranya dengan ESPN, Wilshere menilai kalau kepergian Wenger berpengaruh pada kontraknya. “Kami masih di posisi yang sama, tidak banyak yang berubah. Kami masih bicara. Jelas kepergian bos sudah sedikit mengubah situasinya karena saya tidak tahu siapa yang akan jadi manajer musim depan dan itu bisa mengubah beberapa hal. Tapi kami masih bicara dan saya serta klub berharap bisa menyelesaikannya. Sejujurnya saya belum benar-benar berpikir soal hengkang.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *