Blunder di Final Champions, Loris Karius Penuh Derita

7 Jul

Final Liga Champions 2017/2018 sudah berakhir pekan lalu dengan kemenangan Real Madrid. Punggawa Los Blancos memang patut bahagia atas gelar juara tiga tahun beruntun itu. Namun nasib malang justru dialami kiper Liverpool, Loris Karius. Menjadi sorotan dalam laga pamungkas itu, Karius melakukan hal fatal yakni blunder. Bukan hanya sekali, Karius tercatat dua kali melakukan blunder sehingga The Reds harus menelan kekalahan 1-3 dari Madrid.

 

Kesalahan pertama Karius terjadi di menit ke-51 saat hendak menyodorkan bola di pertahanan sendii yang malah dipotong Karim Benzema dan menggelinding ke gawang. Tak berhenti di situ, punggawa timnas Jerman junior ini kembali membuat petaka di menit ke-83 saat bola tendangan Gareth Bale lolos dari tangkapannya dan masuk ke gawang. Atas kejadian itu, pelatih Liverpool yakni Juergen Klopp memang cukup kecewa tapi dirinya bersimpati dan enggan menyalahkan Karius, seperti dilansir BT Sport.

 

Senada dengan Klopp, rekan-rekan Karius dalam tim sepertinya cukup dewasa menerima petaka itu. Pemain bek Andrew Robertson bercerita kepada Daily Mail bahwa dia dan pemain lain tidak menyalahkan Karius sekalipun memang mengakui kesalahan kiper muda berusia 24 tahun itu. “Kami menang dan kalah sebagai tim. Kami memang gagal tapi dia akan bertanggung jawab. Karius sudah luar biasa sejak terpilih jadi kiper nomor satu. Dia masih muda dan akan banyak belajar. Dia bakal jadi kiper top. Tak ada yang bisa kami katakan padanya yang membuat dia lebih baik. Jadi kami mengelilinginya dan memeluknya untuk mencoba menghiburnya. Tak ada yang mengira blunder itu bakal terjadi.”

 

Ancaman Pembunuhan Ditujukan ke Karius

 

Segera setelah pertandingan dewa poker berakhir, Karius langsung mengungkapkan permintaan maaf lewat entah langsung menghampiri tribun suporter Liverpool dan media. Namun tetap saja dia masih begitu terpukul dan bersalah hingga tak bisa tidur nyenyak. Dijadikan kambing hitam, kiper AS Roma Alisson Becker pun angkat bicara. Dilansir Mirror, Becker turut bersedih akan nasib Karius dan berharap rekannya itu bisa bangkit kembali.

 

Hanya saja di saat dirinya sungguh terpukur, Karius justru jadi bahan olokan warganet di media sosial. Bahkan beberapa komentar sampai mengancam akan membunuh kekasih Karius hingga kematian keluarga besarnya. Tak ingin kecolongan, Kepolisian Merseyside pun langsung melakukan penyelidikan.

 

Karier Karius Bisa Rusak Usai Blunder?

 

Sementara itu tanggapan berbeda justru dilontarkan mantan kiper timnas Jerman, Oliver Kahn. Kahn mengaku sangat bersimpati akan nasib malang juniornya itu. Bahkan dirinya cukup khawatir kalau aksi blunder itu bisa merusak karier Karius sebagai calon kiper masa depan. Senada dengan Kahn, legenda Liverpool, Steven Gerrard, juga menilai kalau musim depan akan cukup berat bagi Karius.

 

Gerrard pun mengagumi permintaan maaf dan penyesalan Karius yang langsung dilakukan. Meskipun begitu Karius tak bisa menolak fakta kalau dia bakal menjalani musim yang sulit. Apalagi kabarnya setelah aksi blundernya itu, Liverpool dikabarkan makin intensif mencari calon kiper baru. Dua nama pun disebutkan yakni Becker serta Gianluigi Donnarumma dari AC Milan. Jika Becker masih ingin bertahan di Roma, Donnarumma kabarnya tengah punya hubungan tak baik dengan pendukung Milan sehingga dirinya ingin segera meninggalkan Rossoneri. Namun nama lain yang baru-baru ini muncul adalah Jan Oblak, kiper Atletico Madrid. Lantas, apakah ini memang pertanda bahwa Karius bakal dilupakan?